
Jakarta, CNBC Indonesia – Nvidia diperkirakan bakal bisa meraup keuntungan dua kali lipat dari sebelumnya. Sebab perusahaan akan menggandakan jumlah chip yang akan dijual pada 2027 mendatang.
“Saya memperkirakan Nvidia akan menjual chip dua kali lebih banyak tahun depan dibandingkan tahun ini,” kata CEO Nvidia Jensen Huang dikutip dari CNBC Internasional, Jumat (18/9/2026).
Strategi ini dilakukan karena menurut Huang, AI telah berkontribusi besar untuk berbagai industri dan perekonomian. Bahkan lebih banyak orang diklaim ingin berinvestasi di AI.
“Alasannya karena AI memberikan kontribusi besar untuk berbagai industri dan perekonomian, Anda bisa melihatnya di hampir tiap negara kami berada, orang-orang ingin berinvestasi di AI,” dia menambahkan.
Namun, pria yang berharta Rp 3.370 triliun tersebut tak menyebutkan jumlah total chip yang telah terjual sejauh ini.
Salah satu angka yang diketahui adalah pengiriman GPU Blackwell. Pada musim gugur lalu, dia mengatakan Nvidia mengirimkan 6 juta GPU Blackwell selama empat kuartal.
Nvidia diketahui memproduksi sejumlah semikonduktor. Mulai dari GPU, CPU, chip sakelar, chip jaringan optik, chip untuk laptop, chip Jetson untuk robot dan mobilm dan chip dalam konsol game.
Perusahaan juga tengah menjaga tren pertumbuhan positif selama enam kuatal berikutnya. Nvidia telah mengungkapkan harapannya bisa bertumbuh 70% atau mencapai US$673 miliar (Rp 11.940 triliun) pada tahun fiskal yang berakhir Januari 2028 mendatang.
Sementara itu, industri AI tengah diliputi banyak kekhawatiran setelah para peneliti mengingatkan manusia tidak lagi mempu mengendalikan AI tercanggih. Sejumlah tokoh dan bos perusahaan AI besar juga angkat bicara terkait hal tersebut.
Huang sendiri mengatakan perlu menahan produk dari publik yang tidak aman. Akan tetapi pengembangan harus terus dilakukan.
“Saat suatu produk tidak aman, kita harus menahannya dan terus melakukan rekayasa,” kata Huang.
(dem/dem)
Leave a comment