Home Finance Upaya Referendum Gagal, Provinsi Ini Batal Merdeka
Finance

Upaya Referendum Gagal, Provinsi Ini Batal Merdeka

Share
Upaya Referendum Gagal, Provinsi Ini Batal Merdeka
Share




Jakarta, CNBC Indonesia – Provinsi Alberta di Kanada diperkirakan menolak dengan telak rencana menggelar referendum yang mengikat secara hukum untuk memisahkan diri dari negara tersebut. Hasil proyeksi media pada Selasa (20/10/2026) menunjukkan kubu pendukung persatuan Kanada unggul jauh, menjadi pukulan awal bagi gerakan separatis yang mendapat dukungan dari sejumlah sekutu Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Lembaga penyiaran publik CBC memproyeksikan kemenangan kubu federalis. Hasil resmi sementara menunjukkan lebih dari 76% pemilih mendukung persatuan nasional, dengan sekitar sepertiga suara telah dihitung.

Perdana Menteri Kanada Mark Carney sebelumnya menilai pemungutan suara tersebut digelar pada “waktu yang paling tidak tepat”. Ia menyoroti pentingnya menjaga stabilitas nasional ketika Trump melancarkan perang dagang dan melontarkan ancaman untuk mencaplok wilayah lain.

Suasana muram menyelimuti sebuah restoran di Edmonton, ibu kota Alberta, tempat salah satu kelompok separatis terkemuka memantau hasil pemungutan suara yang berlangsung pada Senin (19/10/2026).

Jeffrey Rath, salah satu tokoh utama Alberta Prosperity Project, menegaskan perjuangan untuk mewujudkan Alberta yang merdeka akan terus berlanjut meski hasil pemungutan suara tidak sesuai harapan.

“Perjuangan ini telah memberi kami banyak pelajaran,” kata Rath, dilansir AFP.

Sebaliknya, suasana lebih optimistis terlihat dalam acara kubu pendukung persatuan Kanada di Edmonton sebelum hasil pemungutan suara diumumkan. Sebuah band bahkan bersiap menghibur para pendukung yang memperkirakan kemenangan.

“Sungguh luar biasa melihat antusiasme dan tekad warga Kanada,” ujar Thomas Lukaszuk, pemimpin Forever Canadian, kelompok yang berkampanye di seluruh provinsi untuk mempertahankan Alberta sebagai bagian dari Kanada.

Perdana Menteri Alberta Danielle Smith, politikus konservatif, mengatakan dirinya memilih menolak kemerdekaan. Namun, ia tetap mendukung penyelenggaraan referendum untuk menyelesaikan persoalan yang telah lama memecah belah provinsi tersebut.

Smith sebelumnya menyatakan kemenangan kubu federalis akan mengakhiri perdebatan mengenai pemisahan diri Alberta dari Kanada.

Dugaan Pengaruh AS

Alberta memiliki cadangan minyak terbukti terbesar keempat di dunia. Dorongan untuk memisahkan diri sebagian besar dipicu kemarahan terhadap kebijakan pengelolaan industri minyak di provinsi tersebut.

Smith menyalahkan mantan perdana menteri Justin Trudeau sebagai pihak yang menyulut gerakan separatis. Ia menuding pemerintahan Trudeau berupaya menekan produksi minyak demi mendorong agenda prolingkungan dan pengendalian perubahan iklim.

Gerakan kemerdekaan Alberta juga menarik perhatian sejumlah sekutu Trump. Menteri Keuangan AS Scott Bessent pernah menyebut Alberta sebagai “mitra alami” bagi Amerika Serikat.

Elon Musk, orang terkaya di dunia sekaligus pendukung utama Trump, turut menyuarakan dukungannya melalui platform X pada bulan ini dengan menyatakan Alberta “seharusnya memisahkan diri”.

Para pemimpin separatis juga diketahui mengadakan pertemuan di Departemen Luar Negeri AS dan menerima masukan dari sejumlah operator politik Partai Republik.

Upaya Carney

Carney, yang tumbuh besar di Alberta, berupaya memperbaiki hubungan antara pemerintah provinsi dan pemerintah federal di Ottawa sejak menjabat sebagai perdana menteri tahun lalu.

Ia bekerja sama dengan Smith untuk mendorong pembangunan jaringan pipa baru yang memungkinkan lebih banyak bitumen, bahan baku minyak berat dari Alberta, diekspor ke pasar luar negeri. Proyek tersebut sebelumnya dinilai sulit terwujud selama pemerintahan Trudeau.

Namun, hubungan kedua pihak masih diwarnai ketegangan selama kampanye referendum. Mitch Sylvestre, pemimpin Alberta Prosperity Project, mengatakan kepada AFP pada Senin bahwa Carney telah “mengancam” provinsi tersebut pada hari-hari terakhir kampanye.

Menurut Sylvestre, pesan Carney adalah bahwa “memilih menentang Kanada itu berbahaya”. Ia menilai pernyataan tersebut “sangat tidak masuk akal”.

Sementara itu, Haley Erdegard, warga berusia 44 tahun yang memberikan suara di Edmonton, mengaku tidak nyaman dengan pandangan sebagian kelompok separatis yang menganggap Alberta dipaksa membagi terlalu banyak pendapatan minyaknya dengan wilayah Kanada lainnya.

“Saya pikir kita mungkin perlu lebih banyak berupaya menjalin kerja sama sebelum mengambil keputusan gegabah untuk mencoba mendirikan negara sendiri,” katanya kepada AFP.

 

(luc/luc)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *