
Jakarta, CNBC Indonesia– Sepanjang kuartal II2-206, Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan transaksi ekonomi dan keuangan digital dengan volume transaksi pembayaran digital naik 36,88% menjadi 16,07 miliar transaksi yang ditopang utamanya dari transaksi QRIS yang tumbuh 100,12%, BI-FAST hinggga BI-RTGS.
Sejalan dengan data Bank Indonesia, Wakil Direktur Utama Bank Ina, Yulius Purnama Junaedi menyebutkan transaksi digital di Bank Ina Perdana juga mencatatkan pertumbuhan lebih dari 100% melalui aplikasi Binadigital yang mampu menjangkau nasabah yang lebih luas hingga pelosok serta Bank Ina juga menyediakan solusi bagi korporasi dan perusahaan lewat layanan API Binadigital.
Bank Ina dalam memperluas adopsi layanan digital BINA melakukan sejumlah strategi meliputi peningkatan kepercayaan nasabah dan membuka aksesibilitas agar mudah ditemukan nasabah lewat kerjasama dengan minimarket seperti Alfamart dan Indomaret. Selain itu Bank Ina juga meningkatkan visibilitas dengan melakukan rebranding kantor cabang dan menambah outlet/kios Binadigital
Seperti strategi transformasi digital Bank Ina? Selengkapnya simak dialog Shania Alatas dengan Wakil Direktur Utama PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA), Yulius Purnama Junaedi dalam Power Lunch, CNBC (Kamis, 30/07/2026)
Leave a comment