
Jakarta, CNBC Indonesia – Indonesia telah meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menyudahi perlawanan Thailand lewat babak adu penalti. Media Thailand pun ramai menyorot hal tersebut.
BallThai, menyoroti pujian pelatih tim nasional Thailand Anthony Hudson kepada Indonesia setelah skuad Garuda menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.
Thailand kalah 2-4 dari Indonesia dalam adu penalti setelah bermain imbang 2-2 selama 120 menit. Hudson mengaku kecewa, tetapi tetap bangga dengan perjuangan timnya yang bermain dengan 10 pemain.
“Pertama-tama, saya ingin mengucapkan selamat kepada Indonesia. Saya pikir mereka bermain dengan jelas dan berada di jalur yang benar. Mereka memiliki pemain yang bagus dan kuat,” ujar Hudson, dikutip BallThai.
Hudson juga menilai Indonesia berada di jalur yang tepat dalam perkembangan sepak bola Asia Tenggara. Ia turut memuji atmosfer suporter Indonesia saat tampil di final.
“Bermain di final di sini, untuk pertama kalinya di turnamen ini, jelas menunjukkan betapa besarnya kecintaan penggemar Indonesia terhadap sepak bola. Selamat kepada semuanya,” katanya.
Pelatih Thailand itu menyebut adu penalti seperti lotre dan tidak menyalahkan pemainnya atas kekalahan tersebut.
“Adu penalti seperti bermain lotre, tetapi saya bangga, terutama pada Sarannon. Setiap kali dia mendapat kesempatan bermain, dia bermain dengan brilian,” ujar Hudson.
Sementara itu, kiper Thailand Sarannon Anu-in mengaku kecewa karena timnya hanya tinggal selangkah lagi dari gelar juara.
“Ini sangat disayangkan. Kami hanya selangkah lagi untuk menjadi juara. Saya harus berterima kasih kepada semua rekan setim saya yang telah melakukan yang terbaik, dan selamat kepada Indonesia,” kata Sarannon.
Susunan Pemain Indonesia
Media Thailand lainnya, Siamsport, menyoroti fakta bahwa seluruh pemain dalam starting XI Indonesia pada final disebut lahir di luar Indonesia. Siamsport menyebut kondisi tersebut memicu perbincangan di kalangan penggemar Thailand.
Dari 11 pemain inti Indonesia, delapan disebut lahir di Belanda, sementara masing-masing satu pemain lahir di Australia dan Amerika Serikat. Elkan Baggott menjadi pengecualian karena lahir di Thailand, meski menurut laporan tersebut tidak memiliki keturunan Thailand.
Siamsport juga menyoroti banyaknya pemain Indonesia yang memiliki postur tinggi dan gaya bermain yang dianggap lebih Eropa. Mereka mengaitkannya dengan penggunaan pemain naturalisasi dan pemain berdarah campuran dalam skuad Garuda.
(luc/luc)
Leave a comment