Home Finance Negara Ini Hobi Ngutang, Tiap Warga Dibebani Bayar Utang Segunung
Finance

Negara Ini Hobi Ngutang, Tiap Warga Dibebani Bayar Utang Segunung

Share
Negara Ini Hobi Ngutang, Tiap Warga Dibebani Bayar Utang Segunung
Share


Jakarta, CNBC Indonesia – Utang pemerintah sebuah negara sering disebut dalam angka yang begitu besar hingga sulit dibayangkan. Untuk melihat skalanya dengan lebih jelas, bagaimana jika jumlah itu dibagi rata kepada seluruh penduduk?

Dengan cara tersebut, Amerika Serikat (AS) menempati urutan teratas. Utang pemerintahnya mencapai US$113.348 per orang atau sekitar Rp2,03 miliar (asumsi kurs Rp17.900/US$).

Jepang menyusul dengan US$110.667 atau sekitar Rp1,98 miliar per orang.

Angka itu berasal dari data Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) yang diolah Visual Capitalist.

Data yang digunakan merupakan posisi 2025 atau tahun terakhir yang tersedia. Nilai dalam dolar AS telah disesuaikan dengan perbedaan daya beli antarnegara, atau purchasing power parity (PPP). Dengan demikian, nilai rupiah di atas merupakan ilustrasi berdasarkan kurs asumsi.

Dari 39 negara dalam daftar, hanya AS dan Jepang yang utangnya melampaui US$100.000 per orang. Namun, angka tersebut bukan tagihan yang harus dibayar masing-masing warga. Pembagian ini hanya membantu menunjukkan besarnya utang pemerintah dibandingkan dengan jumlah penduduknya.


Di bawah AS dan Jepang, Italia menempati urutan ketiga dengan US$94.002 per orang. Jumlahnya hampir dua kali lipat Jerman yang mencatat US$47.619 per orang, meski keduanya sama-sama merupakan ekonomi besar di Eropa.

Selisih yang hampir sama terlihat antara Belgia dan Belanda. Utang pemerintah Belgia mencapai US$82.089 per orang, sedangkan Belanda sebesar US$42.114. Jika dibandingkan dengan Turki yang berada di posisi terakhir, angka AS hampir 10 kali lebih besar.

Indonesia tidak tercantum dalam daftar 39 negara tersebut. Karena itu, data ini tidak menunjukkan posisi Indonesia dalam perbandingan utang pemerintah per orang.

Utang Pemerintah Masih Terus Bertambah

Besarnya angka per orang tersebut sejalan dengan kenaikan utang pemerintah di banyak negara. Dalam Global Debt Report 2026, OECD mencatat nilai surat utang pemerintah yang masih beredar mencapai US$61 triliun pada 2025, naik dari US$55 triliun dari setahun sebelumnya. 

Meski begitu, kenaikan US$6 triliun tersebut tidak seluruhnya berasal dari tambahan utang baru. 

OECD menjelaskan bahwa sekitar sepertiganya berkaitan dengan pelemahan dolar AS terhadap euro dan poundsterling saat nilai surat utang tersebut dihitung dalam dolar. 

Lalu, apakah negara dengan utang per individu nya paling tinggi otomatis paling sulit untuk membayarnya? jawabannya belum tentu. 

Kemampuan pemerintah membayar utang juga bergantung pada penerimaan negara masing-masing, serta juga pertumbuhan ekonominya, hingga biaya bunga yang mesti dibayarkan. Selain itu, minat investor terhadap pembelian surat utangnya juga sangat berpengaruh. 


CNBC INDONESIA RESEARCH 

[email protected]

(evw/evw)

Source link

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *