
Jakarta, CNBC Indonesia – Menteri Keuangan Suahasil Nazara memperkenalkan Wakil Menteri Keuangan 2026-2029 Luky Alfirman dan Nurkholisoh Ibnu Aman yang akan membantu tugasnya kepada jajaran pegawai Kementerian Keuangan dan pewarta.
Kedua sosok Wakil Menteri Keuangan tersebut dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Kamis (1/10/2026). Keduanya akan mendampingi Menteri Keuangan bersama dengan Wakil Menteri Keuangan Juda Agung.
Dengan demikian, Kementerian Keuangan kembali memiliki tiga Wakil Menteri Keuangan setelah sebelumnya, Wakil Menteri Keuangan Anggito Abimanyu dipilih memimpin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan Suahasil Nazara naik sebagai Menteri Keuangan.
“Kita bersyukur, Bapak Presiden telah melantik dua Wakil Menteri Keuangan yang baru,” kata Suahasil diiriing oleh tepuk tangan dan sorakan dari pegawai Kementerian Keuangan yang menyambut keduanya.
Suahasil pun menegaskan formasi Wakil Menteri Keuangan kembali menjadi formasi dengan 3 orang dan akan bersama-sama memimpin Kementerian Keuangan. Suahasil pun memberikan kesempatan kepada Luky dan Nurkholisoh untuk memberikan sambutan.
Adapun, Luky mengatakan dirinya merasa bersyukur bisa kembali lagi ke jajaran Kementerian Keuangan. Dengan tugas baru ini, Luky mengaku kaget, namun bersemangat untuk menjadi Wakil Menteri Keuangan.
“Berat tentunya…karena saya di Kementerian Keuangan, saya tahu tantangan seperti apa, saya yakin secara bersama kita bisa,” ujarnya.
Nurkholisoh memperkenalkan dirinya di depan jajaran Kementerian Keuangan. Dia mengaku 20 tahun berkarir di Bank Indonesia (BI). Nurkholisoh mengatakan dirinya sebenarnya sudah akrab dengan lingkungan Kementerian Keuangan saat awal pembentukan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).
“Ini antara baru dan tidak baru, saya sering bolak-balik ke lingkungan ini, gedung ini, dulu terlibat intens pembentukan FK-KSSK. Jadi itu salah satu kenangan saya dengan Komplek Kementerian Keuangan,” ujarnya.
Sebagai Wakil Menteri Keuangan, Nurkholisoh memohon kerja sama, koordinasi dan bantuan dari segenap jajaran pegawai dan pejabat Kementerian Keuangan karena dirinya mengaku sebagai sosok baru. Dia bertekad akan belajar mengenai organisasi Kementerian Keuangan.
“Saya sosok pembelajar itu, saya mohon dibantu, diberi pengetahuan dan saya pribadi saya menganggap sebagai pembelajar,” ujarnya.
(haa/haa)
Leave a comment