Home Finance Video: Bos MI Bedah Potensi
Finance

Video: Bos MI Bedah Potensi

Share
Video: Bos MI Bedah Potensi
Share

Jakarta, CNBC Indonesia- Bank Dunia merevisi naik prospek pertumbuhan ekonomi sejumlah negara Asia Timur dan Pasifik menjadi 4,5% sementara Indonesia naik menjadi 5,2% pada akhir tahun 2026.

Bagi investor, prospek positif pertumbuhan ekonomi Asia pasifik termasuk Indonesia ini sebagai kabar baik daya tahan ekonomi yang diharapkan juga memberi dampak baik bagi kinerja pasar keuangan maupun earning quality perusahaan di Indonesia.

CEO Pinnacle Investment Indonesia, Guntur Putra menyebutkan tingginya prospek pertumbuhan ekonomi RI harus dapat diterjemahkan menjadi pertumbuhan dan laba bisnis. Di sisi lain, upaya otoritas bursa memperluas diversifikasi portofolio investasi pasar modal RI melalui peluncuran Exchange Traded Fund (ETF) emas menjadi alternatif pilihan investasi bagi investor.

Manajer investasi menilai potensi investasi ETF emas di pasar modal RI cukup menjanjikan baik dari dana kelolaan, nilai transaksi dan jumlah investor baru. Lalu seperti apa prospek dan risiko investasi ETF Emas?

Selengkapnya simak ulasan Shania Alatas dengan CEO Pinnacle Investment Indonesia, Guntur Putra dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Senin, 12/10/2026)

Source link

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *