
Jakarta, CNBC Indonesia – Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim diperkirakan akan keluar dari rumah sakit pada hari Rabu (12/8/2026). Pernyataan diberikan istrinya, Wan Azizah Wan Ismail, yang dikutip Reuters dari kantor berita nasional Bernama.
Sebelumnya, Anwar (79), telah menjalani pemantauan medis sejak menjalani operasi laparoskopi elektif untuk menangani hernia para-umbilikal. Ia dirawat di rumah sakit (RS) sejak Senin lalu.
“Ia menyampaikan terima kasih kepada para pendukung yang telah mendoakan kesehatan dan pemulihannya,” kata Wan Azizah.
Anwar menjabat sebagai PM sejak November 2022. Ini kali pertama ia dirawat sepanjang empat tahun menjabat.
Sementara itu, pengumuman ini terjadi di tengah memanasnya kondisi politik Negeri Jiran. Partai Aksi Demokratik (DAP), partai terbesar dalam koalisi pemerintahan Anwar, akan menggelar pemungutan suara pada 16 Agustus mendatang.
Hal ini dilakukan untuk menentukan apakah para pemimpinnya akan tetap menduduki jabatan di kabinet. Keputusan tersebut diumumkan Sekretaris Jenderal DAP Anthony Loke, Selasa lalu, menyusul merosotnya dukungan publik terhadap partai dan koalisi pemerintah setelah serangkaian kekalahan dalam pemilu daerah.
Sejak Anwar Ibrahim menjadi PM pada November 2022, kinerja ekonomi Malaysia sejauh ini bisa dibilang cukup kuat terutama pada 2024-2025, walau masih menghadapi masalah fiskal dan tekanan eksternal. PDB Malaysia tumbuh 5,80% pada Q2 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
(sef/sef)
Leave a comment