
Jakarta, CNBC Indonesia – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan keyakinannya bahwa ukuran ekonomi Indonesia sesungguhnya bisa jauh lebih besar dibandingkan yang tercermin dalam data resmi saat ini.
Bahkan, ia menyebut ada pandangan yang memperkirakan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia bisa 40% lebih tinggi dari angka yang tercatat.
Dalam wawancara khusus bersama media termasuk CNBC Indonesia di Hambalang, Bogor, beberapa waktu lalu (7/9/2026), Prabowo mengatakan optimisme tersebut berangkat dari berbagai masukan yang diterimanya dari pelaku pasar global hingga lembaga internasional.
“Saya kok yakin ya kita akan mencapai pertumbuhan yang jauh di atas itu. Masalahnya adalah sekali lagi, economic management kita,” kata Prabowo.
Ia mengungkapkan, sejumlah pendiri hedge fund besar dunia menilai ukuran ekonomi Indonesia selama ini masih belum sepenuhnya tercermin dalam data resmi.
“Saya dapat berita dari pakar-pakar founder hedge fund yang terbesar di dunia, dia yakin bahwa GDP kita 40% under-reported!” ujarnya.
Menurut Prabowo, pandangan tersebut bahkan disebut sejalan dengan perkiraan Bank Dunia. Jika asumsi itu benar, maka ukuran ekonomi Indonesia saat ini bisa jauh melampaui angka yang selama ini digunakan sebagai acuan.
“Dia yakin bahwa kita punya GDP (PDB) bukan US$1,5 triliun, 40% di atas itu. Bank Dunia juga perkirakan seperti itu,” katanya.
Prabowo menjelaskan, salah satu penyebab ukuran ekonomi Indonesia dinilai lebih besar adalah masih banyak aktivitas ekonomi yang belum tercatat secara resmi dalam statistik nasional.
“Artinya apa? Banyak ekonomi kita tidak tercatat,” ujarnya.
Ia menilai aktivitas ekonomi yang berada di sektor informal maupun wilayah abu-abu (grey zone) masih sangat besar di Indonesia sehingga belum seluruhnya masuk dalam perhitungan PDB.
“Banyak sekali ekonomi kita yang berada di grey zone,” kata Prabowo.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang bagi pemerintah. Dengan perbaikan tata kelola ekonomi, digitalisasi, serta penguatan sistem pendataan dan perpajakan, aktivitas ekonomi yang selama ini belum tercatat berpotensi masuk ke dalam sistem formal.
Prabowo meyakini apabila potensi ekonomi yang selama ini tersembunyi dapat dioptimalkan dan dikelola dengan baik, pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa bergerak lebih tinggi dalam beberapa tahun mendatang. Dia pun yakin ekonomi Indonesia dapat tumbuh mencapai 6% dalam waktu dekat.
(haa/haa)
Leave a comment