Home Finance Jangan Panik! Ini yang Harus Dilakukan Saat EV Mogok Tiba-Tiba
Finance

Jangan Panik! Ini yang Harus Dilakukan Saat EV Mogok Tiba-Tiba

Share
Jangan Panik! Ini yang Harus Dilakukan Saat EV Mogok Tiba-Tiba
Share




Jakarta, CNBC Indonesia – Mobil listrik semakin banyak ditemui di jalan raya. Mengingat kendaraan ini menawarkan cara bepergian yang lebih bersih dan efisien. Namun, sama seperti mobil berbahan bakar bensin, mobil listrik terkadang juga dapat menghadapi masalah yang tak terduga. Salah satu masalah yang paling mengkhawatirkan adalah kehilangan tenaga atau mogok secara tiba-tiba saat berkendara.

Kehilangan tenaga di tengah perjalanan tentu bisa memicu kekhawatiran. Apalagi saat kondisi lalu lintas sedang padat Ketika situasi ini terjadi, hal paling penting adalah tetap tenang dan tidak panik. Mogoknya mobil listrik belum tentu berarti kerusakan fatal, sebab bisa jadi hanya masalah sederhana seperti panas berlebihan (overheating), daya baterai habis, atau koneksi kelistrikan yang longgar.

Fenomena ini juga berkaitan dengan cara penggunaan kendaraan tersebut. Tak sedikit para pengguna belum memahami perawatan rutin, seperti pengecekan kabel, kondisi controller, dan kesehatan baterai.

Berikut Hal yang Bisa Dilakukan ketika Mobil Listrik Mogok Tiba-Tiba

1. Periksa Peringatan pada Dasbor

Dasbor mobil listrik adalah tempat terbaik untuk menemukan petunjuk mengenai masalah yang terjadi. Sebagian besar mobil listrik modern akan menampilkan pesan peringatan atau lampu indikator jika terdapat masalah pada baterai, mesin, atau sistem kelistrikan.

Beberapa peringatan yang umum meliputi level baterai lemah, panas berlebihan (overheating), kegagalan sistem, hingga masalah pada sistem pengisian daya. Jika mendapatkan pesan peringatan, catatlah hal tersebut. Informasi ini dapat membantu mendiagnosis masalahnya di kemudian hari.

2. Restart Kendaraan

Terkadang, mobil listrik dapat mengalami gangguan sistem sementara (glitch) yang dapat diatasi hanya dengan menyalakan ulang kendaraan.

Jika masalahnya tergolong ringan, proses menyalakan ulang ini dapat mengatur ulang sistem dan membuat kendaraan bisa berjalan kembali. Namun, jika mobil tidak dapat menyala kembali atau terus-menerus kehilangan tenaga, sebaiknya lanjutkan ke langkah berikutnya.

Meski kehilangan tenaga bisa terjadi secara tak terduga, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi risikonya. Perawatan rutin dan kebiasaan mengemudi yang baik dapat sangat membantu menjaga keandalan mobil listrik.

3. Waspadai Cuaca Ekstrim

Iklim panas di negara tropis dapat mempengaruhi kinerja baterai mobil listrik Untuk menghindari hal ini, sebisa mungkin parkirkan mobil listrik di tempat yang teduh dan hindari berkendara jarak jauh dalam kondisi panas ekstrem tanpa sistem pendinginan yang memadai. Beberapa mobil listrik juga memungkinkan untuk melakukan pengkondisian awal (pre-condition) pada baterai sebelum berkendara, yang membantu menjaga kestabilan suhunya.

4. Perawatan Baterai secara Berkala

Baterai adalah komponen paling penting pada mobil listrik. Jika kondisinya tidak baik, kehilangan tenaga dapat terjadi secara tak terduga.

Perawatan baterai secara berkala dapat membantu pengguna mendeteksi masalah apapun sebelum berkembang menjadi kerusakan yang serius. Pantau terus kesehatan baterai melalui sistem pemantauan kendaraan.

Jika melihat penurunan jarak tempuh (range) atau kapasitas pengisian daya secara tiba-tiba, mungkin sudah waktunya untuk membawa mobil tersebut ke bengkel untuk diperiksa.

5. Pantau Pembaruan Software

Produsen mobil listrik sering kali merilis pembaruan software atau perangkat lunak untuk meningkatkan performa kendaraan dan memperbaiki masalah yang telah diketahui sebelumnya. Pembaruan ini dapat meningkatkan manajemen baterai, efisiensi pengisian daya, serta keandalan kendaraan secara keseluruhan.

Pastikan perangkat lunak mobil listrik selalu diperbarui dengan memeriksa aplikasi resmi produsen atau dengan mengunjungi pusat servis resmi.

 

(rah/rah)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *